Ujian Keikhlasan Di Perjalanan Menggunakan Bus

Ujian keihlasan dan kesabaran bisa dimana saja. Sebagai contoh bilamana kita melakukan perjalanan antar kota antar propinsi dengan menggunakan Bus umum kelas ekonomi. Disinilah kita diuji kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi pengamen dan peminta sumbangan. Pengamen dan peminta sumbangan tidak hanya sekali naik, tetapi bisa terdapat beberapa tergantung kota yang menjadi persinggahan istirahat Bus. Kalau menilik dari perjuangan hidup, kita akan melihat betapa perjuangan mencari nafkah melalui beberapa profesi dilakoninya. Iringan music gitar dari Pengamen bisa menjadi hiburan bahkan dapat menjadi gangguan ini tergantung suasana hati serta keikhlasan. Disinilah ujian bagi para penumpang terhadap situasi saat itu. Apakah akan menggerutu atau akan ikhlas merogoh kocek memberikan uang. Permintaan sumbangan juga mengalami kemajuan dengan membagikan amplop kosong terlebih dahulu kepada para penumpang. Baru terdapat prakata dari peminta sumbangan tersebut yang diakhiri dengan doa agar para penumpang selamat sampai tujuan.

Ini dari sisi pengamen dan peminta sumbangan, belum lagi para pedagang yang naik dengan menawarkan dagangannya baik berupa minuman dan makanan bisa berupa kacang, tahu, mendoan lontong. Ini juga bisa menjadi gangguan tetapi juga bisa menolong bagi yang koceknya pas pasan bisa membeli makanan sebagai ganjel perut. Inilah uniknya bilamana kita dalam perjalanan menggunakan Bus dengan kelas ekonomi. Tidak hanya bus ekonomi saja tetapi menggunakan jasa bus eksekutif juga kadang mengalami hal yang sama.

MUI Jateng Janji Mereposisi Perannya

Menyimak mengikuti pengajian yang diselenggarakan salah satu media di Jateng yang mendatangkan para ulama yang tergabung dalam MUI beberapa waktu lalu di Semarang. Terdapat hal yang menarik yaitu sambutan dari Ketua MUI Jateng Dr. KH. Achmad Darodji MSi yang mengatakan sedikit humor MUI bukan Manchaster United Indonesia tetapi Majelis Ulama Indonesia. Peran MUI perlu reposisi peran dan kegiatan yang mengutamakan kedamaian dan ketenangan umat. Keprihatinan situasi yang berkembang akhir akhir ini yang timbul gejala naiknya jumlah kemiskinan yang diakibatkan oleh imbas pembangunan infrastruktur. Peran para alim ulama menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas jiwa para umat. Apalagi bilamana ada pertanyaan dari Anggota Dewan pekerjaannya MUI itu apa saja to ? MUI harus dapat menjadi stabilisator dan menuntun umat kejalan yang lurus dan benar. Hal menarik dari sambutan Ketua MUI Jateng ini adalah membuka diri kepada beberapa pihak untuk memfokuskan pemberdayaan ekonomi umat. Hadir dalam kesempatan tersebut beberapa tokoh MUI, NU, beberapa Rektor dari Universitas Swasta, dan Pengusaha.

Bersama PO. Budiman Menuju Tasikmalaya

Digital Camera

Pada hari itu juga kami harus pergi ke kota Tasikmalaya karena adanya permintaan dari pelanggan yang kebetulan komoditas tersebut diperoleh pemasok dari Tasikmalaya. Setelah mencari tahu angkutan umum apa menuju kota Tasikmalaya, ternyata PO. Budiman yang melayani angkutan trasportasi kesana. Ini adalah perjalanan kami pertama kalinya menuju kota Tasikmalaya. Dari Semarang menuju Tasikmalaya hanya ditemui PO. Budiman yang berangkat dari terminal Terboyo. Jam keberangkatan bervariasi ada yang pagi dan malam hari. Waktu itu kami berangkat pukul 18.30 WIB Jalur yang dilalui PO. Budiman wilayah Selatan melalui Magelang Purworejo. Dalam perjalanan penumpang akan sedikit diganggu dengan masuknya pengamen yang naik dari terminal bayangan Sukun Semarang. Para pengamen tersebut akan turun di Terminal Bawen. Selama perjalanan Bus akan beristirahat satu kali di Rumah Makan Sari Rasa Jl. Raya Sampang – Bunti Cilacap. Rumah makan tersebut akan memberikan pilihan kepada para penumpang di dekat antrian pengambilan piring nasi. Mau makan atau sekedar ngopi menjadi pilihan yang ditawarkan. Selepas Sampang perjalanan ada gangguan perbaikan pengecoran jalan sehingga bersabar dalam kemacetan. Selepas Majenang perjalanan harus ekstra hati hati karena jalan rusak dan berlubang. Saat melintasi jalur ini jam telah menunjukkan 23.45 sehingga sudah sepi dari pengguna jalan lainnya. Jalan akan mulus kembali bila memasuki perbatasan Jateng – Jabar. Pemberhentian terakhir  PO. Budiman di Pool Jl. Ir. Juanda Tasikmalaya jam telah menunjukkan 06.30. Cukup melelahkan lebih dari 9 jam perjalanan. Di pool PO. Budiman telah disediakan mini market, toilet dan mushola serta caffe yang dapat untuk istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan kembali.

Digital Camera

Setiap Cobaan Pasti Ada Hikmahnya

Bila kita suatu saat mengalami ujian dari Allah, apa yang seharusnya dilakukan? Karena semua umat manusia pasti mengalami. Tentu akan berserah diri kepada Allah dan mohon ampunan agar diberi kekuatan lahir dan batin. Ujian terhadap kehidupan manusia memang sudah disuratkan seperti yang tercantum dalam Surah Al Baqara ayat 155 yang artinya “ Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah buahan. Dan beritakan gembira kepada orang orang yang sabar”. Cobaan ini hanya menunggu waktu saja dan setiap cobaan tersebut harus disikapi tetap mematuhi larangan dan melaksanakan anjuran Allah. Contoh cobaan bidang ekonomi yaitu kekurangan harta. Hasil tiap bulan tetap tetapi biaya kehidupan selalu meningkat. Meningkatnya kebutuhan seperti kenaikan tarip listrik, naiknya harga kebutuhan bahan pokok, iuran anak di sekolah, uang saku sekolah dan transport, bayar PAM bisa menjadi stress dan rasa takut bagaimana cara mencukupi kebutuhan dalam kondisi sekarang ini. Dalam situasi seperti ini harus putar otak bagaimana untuk mencukupi kebutuhan tersebut. Belum lagi pengeluaran kegiatan social seperti arisan, tetangga sakit dan kondangan. Seperti yang telah dijanjikan dalam alquran setiap manusia diuji sesuai kemampuannya. Dan bagi yang tahan dalam ujian tersebut akan dinaikkan derajat dan rzekinya dengan ketentuan selalu memohon doa kepada Allah serta lebih rajin ibadahnya dari sebelumnya. Resep yang ampuh adalah banyak berdzikir, baca sholawat, rajin sholat malam juga sholat Dhuha. Bersilaturahmi ke saudara atau teman atau yang suka melaksanakan ziarah ke makam Sunan atau Waliyullah akan lebih baik dan cepat mendapatkan pertolongan dari Allah. Kunci utama adalah kesabaran. Dalam setiap kegelapan pasti ada satu titik terang yang itu akan teraih bilamana kesabaran dan keikhlasan terjaga dalam hati. Selamat mencoba dan mempraktekkan bagi yang sedang mengalami musibah apa saja.

Sunan Kudus Lanjut Sunan Kalijaga

Libur Imlek yang lalu kebetulan cuaca tidak begitu panas dan kita putuskan buat rencana melakukan wisata ziarah dengan tujuan Sunan Kudus di komplek masjid Kudus dan pulang dari Kudus melanjutkan ziarah di makam Sunan Kalijaga di Kadilangu Demak. Setelah menempuh perjalanan selama 1,5 jam kita sampai di Kota Kudus dengan ambil jalur masuk kota dan melewati pasaraya komplek Pasar Bitingan. Tiba dilokasi saatnya sholat Dhuhur, kita sama sama ambil air wudhu dan sholat berjamaah dengan para peziarah dari berbagai kota. Didalam masjid Nampak sejuk dan adem terasa nyes dihati, karena didukung dengan cuaca yang lagi mendung. Bisa melakukan berjamaah dengan berbagai warga di masjid yang penuh sejarah dan budaya mempunyai rasa tersendiri. Selesai sholat lalu kita menuju lokasi makam untuk melakukan kirim doa sekaligus mengenang sejarah ketokohan Sunan Kudus. Waktu telah menunjukkan pukul 12.45 dan tiba saatnya makan siang, kebetulan tempat parkir kendaraan terdapat rumah makan tradisional yang disitu terdapat menu ayam goreng dan bakar. Tetapi melihat menu ini sudah bisa. Ternyata dalam daftar menu terdapat bandeng bakar. Lalu coba pesan bandeng bakar. Ini mungkin beda dengan bandeng bakar yang ad adi kota Tuban. Kalau bandeng bakar Tuban dijamin mak nyus dengan kecap atau bumbu sate sudah nikmat luar biasa. Setelah pesanan keluar ternyata sambalnya yang digunakan sambal terasi, tetapi bakarnya pakai bumbu kecap. Cukup lumayan juga rasanya dan harga juga tidak terlalu mahal. Setelah acara makan siang selesai langsung tancap perjalanan menuju Demak. Dengan kondisi cuaca yang redup menjadikan perjalanan cukup nyaman. Namun harus waspada karena jalan banyak yang berlubang pada lokasi keluar kota Kudus setelah jembatan Tanggul Angin. Dengan perjalanan kurang lebih satu jam sudah sampai lokasi Kadilangu. Bagi yang tahu lebih enak parkir didepan halaman Masjid karena jalannya lebih dekat untuk menuju makam. Ternyata pada liburan Imlek cukup banyak juga yang wisata ziarah ke makam para wali. Saat tiba dilokasi makam Sunan Kalijaga turun hujan lebat. Mungkin ini kita anggap sebagai rejeki biar turunnya seperti hujan. Dari dua kunjungan ziarah ternyata masih banyak warga yang menghargai tokoh walisongo dan dapat memberikan banyak rejeki kepada warga sekitar makam hingga saat ini kepada yang berjualan aneka dagangan. Tak pernah sepi pengunjung yang dibuka 24 jam penuh dari berbagai daerah berziarah kepada sisilah perjuangan penyebaran agama Islam di tanah Jawa pada jaman dahulu.

Lowongan Pendaftaran Direksi Perusda Diperpanjang Hingga 18 Januari

Panitia seleksi penerimaan calon direksi Peruda Citra Mandiri Jawa Tengah diperpanjang hingga tanggal 18 Januari 2017. Sedianya panitia seleksi memberikan batas waktu 11 Januari 2017 dikarenakan masih minimnya peminat,  panitia masih memberi kesempatan bagi yang memenuhi kualifikasi untuk dapat mendaftarkan diri. Informasi lengkap dapat dibuka di laman jatengprov.go.id

Mengikuti Peringatan Maulud di Kanzus Sholawat Pekalongan

Digital Camera

Pukul 6 pagi jamaah sudah berdatangan

Pada hari Minggu 8 Januari 2017 lalu merupakan hari peringatan Maulud Nabi yang diselenggarakan di Kanzus Sholawat Pekalongan tempat tinggal Habib Lutfi. Kami salah satu rombongan yang akan menghadiri perhelatan tersebut. Pukul 24.00 para peserta sudah berkumpul dengan kendaraan berjumlah 9 mobil. Tepat pukul 01.00 rombongan bergerak menuju Pekalongan. Rombongan berangkat malam hari diharapkan dapat mendekat pada lokasi kegiatan dan sekaligus dapat mempersiapkan bersih bersih badan. Sepanjang jalan mulai masuk Kota Kendal sudah banyak iring iringan kendaraan baik bus maupun mobil bergerak ke arah Barat. Sebelum masuk kota Pekalongan rombongan berhenti di SPBU sekaligus untuk istirahat para pengemudi. Di halaman SPBU ini juga dipenuhi kendaraan yang ternyata dengan tujuan sama mengikuti acara di Kanzus Sholawat. Setelah istirahat rombongan berjalan kembali dan sekitar pukul 03.30 sudah sampai mendekati lokasi. Disini ada cerita menarik karena para pemuda menarik parkir kendaraan sebesar Rp. 50 ribu per kenderaan. Rombongan tidak jadi parkir dan mengambil alternatif melalui jalan lain untuk lebih dekat pada lokasi dan akhirnya ditemukan jalan gang kecil. Disini baru ketemu tarip parkir yang wajar yaitu sebesar Rp 10.000 per kendaraan. Kita mencari rumah penduduk untuk mencari tempat istirahat sekaligus MCK. Warga beberapa warga sekitar memang telah menyiapkan kamar mandinya dengan mengenakan tarip Rp 2 ribu untuk MCK. Setelah badan bersih d

Digital Camera

Beristirahat di Mushola

an melakukan sholat Subuh lalu mencari sarapan. Untuk sarapan sudah banyak warga yang berjualan aneka masakan mulai soto, nasi megono, sate dan masih banyak lagi. Yang paling menarik panitia pagi itu sudah menyiapkan makanan kecil berupa getuk dan aneka rebusan umbi umbian. Mendekati lokasi panggung panitia cukup tegas mengatur karena dikabarkan Presiden nanti akan menghadiri acara tersebut. Setelah selesai sarapan rombongan menuju lokasi dekat panggung. Akhirnya kita putuskan mencari tempat dan menemukan Mushola sebagi tempat kita mengikuti acaranya. Pilihan ini adalah untuk menghindari desakan dan arus lalu lalang para pengunjung yang mau mengikuti acara ini. Setelah menginjak pukul 12 siang saatnya kita berjamaah sholat kita jalan keluar sekitar lokasi untuk melihat lihat suasana sekaligus mencari tempat untuk makan siang. Dari pandangan mata hampir seluruh gang gang kecil hingga jalan jalan dipenuhi oleh jamaah untuk mendengarkan tausiah dari Habib Lutfi dan pembicara lain dari negara Yaman. Panitia tadinya mempercepat acara karena diberitakan Presiden batal hadir, ternyata Presiden hadir pada siang hari pukul 13.00 dan menyampaikan kata sambutan diselingi dengan kuis kepada hadirin dengan hadiah sepeda. Setelah Presiden Joko Widodo hadir acara selesai pukul 15.00 dan dilanjutkan bagi jamaah yang ingin bersalaman dengan Habib Lutfi bergerak masuk ke dalam gedung Kanzus Sholawat. Kita meninggalkan gedung Kanzus pukul 16.30 pulang kembali dan dihadapkan dengan kemacetan di jalan jalan dari bubaran para jamaah.

Digital Camera

Selesai acara