Memperbaiki Nisan Mbah Kramatjati

makam mbah HasanWarga Lamper Kidul secara turun temurun mengenalnya sebagai Mbah Kramat. Akan tetapi umumnya tidak mengetahui siapa sebenarnya dan sil silah dari mbah Kramat, ini penuturan salah satu warga setempat yang sempat kami temui. Warga juga sempat merasa heran akhir akhir ini banyak peziarah yang datang ingin mendoakan dari berbagai wilayah sekitar maupun luar Semarang.

Untuk menggali informasi mengapa kian hari banyak para pengunjung yang berziarah ke makam Mbah Kramatjati atau Habib Hasan Thoha ini karena ketokohannya dalam berjuang dan menyebarkan agama Islam pasca Walisongo. Apalagi Habib Lutfi dari Pekalongan dapat menjelaskan sejarah yang dilakoni oleh Habib Hasan ini.

Guna meluruskan sejarah dan menghargai kepahlawanan beliau saat ini dilakukan perbaikan dan pembangunan Masjid dan Makam Habib Hasan ini. Pada hari Minggu Pon 21 Agustus 2016 untuk pertamakalinya dilakukan rehab pembangunan dan menggeser posisi batu nisan ketempat semula, yang sebelumnya terdesak dengan bangunan masjid disebelahnya. Pada prosesi peletakan batu pertama ini dilakukan oleh Habib Lutfi dari Pekalongan, dimana sebelumnya dilakukan upacara terlebih dahulu yang dihadiri oleh ratusan warga yang antusias dan dihadiri oleh Bapak Camat Semarang Selatan selaku pemangku wilayah setempat.

Dengan adanya pemugaran ini nantinya masyarakat dapat berkunjung dengan nyaman dalam menghormati kepahlawanan Habib Hasan Thoha bin Yahya.

Taat Aturan Pajak Perlu Sosialisasi

amnesti pajakSosialisasi tax amnesty kali ini menarik karena presiden sendiri yang melakukan sosialisasi yang mana sebelumnya pernah juga ada program yang mirip yaitu sunset policy. Perihal pengampunan pajak ini Presiden beserta jajarannya berusaha sekuat tenaga berjibaku mempertahankan keberadaan UU No 11 Tahun 2016 Tentang Tax Amnesty. Pemerintah akan melaksanakan UU ini secara all out dan sungguh sungguh demikian yang disampaikan Presiden di Hotel Patra Jasa Semarang Selasa 09 Agustus 2016 dihadapan sebanyak 2.500 pengusaha. Membicarakan soal pajak tidak terlepas dari penghasilan. Penghasilan umumnya diperoleh dari kegiatan usaha. Yang mempunyai duit besar di Indonesia adalah para pengusaha dan pejabat Negara. Dua komponen inilah yang mempengaruhi kehidupan perekonomian. Sosialisasi soal pajak ini harus terus menerus dilakukan untuk memberikan pengertian kepada seluruh warga Indonesia. Semua peraturan perpajakan yang telah dibuat pada dasarnya adalah baik. Namun bencana krisis moral yang sedang berlangsung dalam kehidupan ini mempengaruhi tataran kehidupan.  Rasa saling curiga dan krisis kepercayaan kepada para pemimpin maupun pejabat masih dominan dalam keseharian. Untuk itu rasa nasionalisme harus ditumbuhkan kembali dan pemimpin harus benar benar memperhatikan rakyatnya.

Ziarah ke Waliyullah Habib Hasan ( Syekh Kramat Jati )

habib hasanSyekh Kramat Jati nama lain dari alm Habib Hasan bin Thoha bin Yahya sebelumnya kami tidak mengenalnya. Mengenal beliau ketika pertama kali diajak oleh rombongan ziarah dimana kami diminta tolong menjadi pengemudi dari sejumlah tiga kendaraan. Agenda pada malam itu adalah menuju ke makam Sunan Kalijaga di Kadilangu Demak dan tujuan selanjutnya ke makam Habib Hasan di Semarang. Tiba di Demak pukul 22.15, walaupun sudah larut malam suasana menuju makam tidak ada sepinya oleh para pejiarah maupun oleh para pedagang disekitar. Setelah rombongan melakukan kirim doa dapat menikmati belanja belanja atau makan dan minum dari para pedagang. Selanjutnya Pukul 00.30 menuju Semarang tepatnya di Jalan Duku Kelurahan Lamper Kidul Semarang Selatan. Dari pertigaan pasar kambing jl. Tentara Pelajar kea rah Timur kurang lebih 100 meter kiri jalan ada gapura Jalan Duku. Ancar ancar nya bagi yang belum tahu adalah dibelakang Java Mall. Waktu menunjukkan pukul 01.10 menit disana didekat makam kami amati sudah ada pasangan muda sedang mengirim doa kepada Habib Hasan. Kami agak heran juga kok  ada anak muda yang malam malam menyempatkan kirim doa. Ini yang menjadi pertanyaan besar. Sebagai tokoh apakah Habib Hasan ini kok dijaman yang modern ini masih ada yang menyempatkan diri menghargai perjuangan semasa hidupnya.

Setelah pasangan muda tadi selesai berdoa dan bergeser dari tempatnya, giliran rombongan kami menempatkan diri yang sebelumnya kami diminta berwudlu terlebih dahulu oleh ketua rombongan.

Ucapan salam dilanjutkan tahlil dan doa, benar juga aura sekitar makam kami rasakan ada getaran dan rasa merinding. Sepertinya hanya kami saja yang merasakan karena rombongan yang lain kami tanya tidak merasakan apa apa. Tepat pukul 02.00 kami neninggalkan lokasi makam dan kami ceritakan kepada ketua rombongan. Inilah pertama kali pengalaman berkunjung kemakam Habib Hasan. Penasaran untuk mengetahui tokoh ini setelah searching ketemu walisepuh.blogspot.com dan ahlussunahwaljamaah.wordpress.com telah mengulasnya lebih jauh sosok Habib Hasan.

Wisma GAYA Bandungan

Taman dekat pintu Masuk

Taman dekat pintu Masuk

Wisma GAYA merupakan salah satu tempat menginap keluarga yang dapat dijadikan alternative bila berlibur ke Bandungan. Dari sisi jarak dengan pasar Bandung tidak begitu jauh dan dapat ditempuh dengan jalan kaki. Mengingat pasar Bandungan merupakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung saat bepergian ke Bandungan. Aneka macam sayuran tersedia bahkan buah buahan setempat seperti kelengkeng dan nangka menjadi andalan. Didalam pasar pengunjung dapat menikmati wedang ronde dan bakso pak brengos yang popular disana. Kembali kepada wisma GAYA ini menyediakan berbagai macam kamar dan ruang bermain anak anak serta terdapat kolam renang. Jumlah wisma GAYA ada empat  macam, barangkali pemilik wisma ini telah membagi kepada ahli warisnya yang terbagi menjadi empat tempat. Jenis wisma yang terdapat arena bermain anak anak dan kolam renang ini ada pada wisma GAYA 4.

Sudut anera bermain anak

Sudut anera bermain anak

Ngintip Susan Spa Resort Bandungan

Salah satu sudut taman

Salah satu sudut taman

Salah satu tujuan wisata atau tempat mengadakan pertemuan di daerah Bandungan Ambarawa yaitu Susan Spa Resort. Tempat ini sebelumnya lebih dikenal dengan Spa karena huruf Spa yang menempel dibelakangnya. Namun tidak hanya itu saja ditempat ini bisa terbuka untuk umum, bahkan menawarkan fasilitas untuk pertemuan dan rapat rapat, penyelenggaraan pesta perkawinan hingga kolam renang dan arena bermain untuk anak anak. Terdapat lapangan yang dapat digunakan untuk kegiatan semacam outbond. Lebih dari itu banyak yang memanfaatkan pemandangan untuk berfoto ria yang hobi fotografi. Berikut kami sempatkan mengelilingi tempat tempat yang menarik untuk diabadikan. Benar juga, kami temui beberapa pemuda dan pemudi saling memanfaatkan mengambil foto bersama atas keindahan alam Bandungan dari atas. Beberapa calon pengantin pun membuat foto foto pre wedding yang mungkin akan ditampilkan di kartu undangannya. Tempat ini akan ramai pengunjung pada hari hari libur. Kalau pada hari libur,  bagi yang akan menikmati keindahan Susan Spa Resort  akan ada petugas yang menarik cover charge sebesar Rp 25.000,- dan didalam dapat ditukarkan dengan semacam snack dan minuman. Barangkali anda berkesempatan mengunjungi Ambarawa dan untuk mendapatkan kesejukan udara Bandungan tempat ini bisa menjadi rujukan. Bahkan dapat juga dipakai sebagai tempat meeting diluar kantor sambil refreshing.

Tempat yang sering dipakai berfoto foto

Tempat yang sering dipakai berfoto foto

Sambil Wisata Nikmati Refleksi di MAJT

Digital Camera

Digital Camera

Masjid Agung Jawa Tengah ( MAJT ) menjadi salah satu rujukan tujuan wisata di Semarang. Lokasi di jalan Gajah Raya Semarang ini, disamping keindahan payung saat dimekarkan dan menara untuk melihat Semarang di ketinggian, namun ada lagi yang terlupakan dan belum terpublikasi yaitu bagi para wisatawan yang berkunjung ke MAJT ini dapat menikmati wisata refleksi baik berupa pijat maupun gurah dan pengobatan holistik. Dengan tarip Rp 50.000 an wisatawan dapat menikmati pijat refleksi untuk mengembalikan kebugaran. Bermacam macam jamu maupun obat herbal tersedia disini. Lokasi tepatnya berada dibelakang masjid, masing masing ruang praktek menawarkan jasa pengobatan maupun macam pijat. Pengunjung dapat memilih sendiri sesuai yang dikehendaki dan dirasakan cocok.

Satpam & Petugas Kebersihan Stasiun Pekalongan Memang Oke

_MG_8552Satpam di Stasiun Kereta Api Pekalongan memang oke dan telah bekerja sesuai SOP yang  telah ditetapkan barangkali. Dimana dahulu sebelum Jonan menjadi Direktur PT. KAI kesemerawutan dalam stasiun baik oleh para pedagang dan pengantar maupun penumpang terjadi di hampir seluruh stasiun KA. Namun kali ini sudah berubah dan kondisi nyaman serta tertib di setiap stasiun KA.

Kejadian di Sta. Pekalongan pada saat menunggu kereta datang beberapa calon penumpung yang duduk di kursi tunggu ada yang menyulut rokoknya dan menghisapnya sehingga mengganggu calon penumpang yang tak merokok. Namun dengan sigap Satpam stasiun menghampiri calon penumpang yang sedang merokok tersebut dan memberikan pengertian dengan sopan untuk segera pindah menuju ruang khusus perokok. Wah boleh juga sang Satpam ini telah bekerja sesuai reformasi layanan publik. Kejadian yang berlangsung April 2016 tersebut sebagai bukti nyata layanan terbaik untuk pengguna kereta api. Demikian halnya petugas kebersihan yang tanggap dengan tercecernya tumpahan minuman di lantai untuk segera dibersihkannya. Itulah kesan kami saat di stasiun kereta Pekalongan.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.