Paragon City

IMG_0427Sebentar lagi di Semarang akan berdiri Paragon City yang bisa menampung kegiatan MICE. Mengingat hingga saat ini kota Semarang belum memiliki venue yang menampung lebih dari 2000 orang. Padahal Semarang merupakan kota dagang dan wisata sebagai peninggalan Belanda dulu. Kalah dengan Solo sebagai kota budaya sudah memiliki tempat yang minimal menjadi persyaratan penyelenggaraan MICE (Meeting Incentive Conference Exhibition) berskala internasional. Paragon City ini dibangun terletak di jalan Pemuda Semarang yang sebelumnya sebagai gedung GRIS yaitu gedung kesenian dan dulu terkenal dengan sweeke GRIS.

Buaya dan Cicak

DSC05566Dahulu perkataan buaya ditujukan kepada laki laki yang demen perempuan. Tapi sekarang buaya tenar lagi karena dianalogikan sebagai Polri dan Cicak sebagai KPK. Istilah ini populer pada pertengan tahun 2009 setelah salah satu pejabat dilingkungan Polri melontarkan istilah ini. Sehingga rasa risih dan tidak enak akhirnya petinggi Polri melontarkan permohonan maaf atas ketidak nyamanan adanya istilah ini kepada public. Sehingga pada penghujung tahun 2009 akibat istilah itu menjadi ramai dan bisa menjadi titik tolak reformasi dibidang penegakan hukum. Setidak tidaknya itulah gambaran yang sesungguhnya terjadi di negeri ini perihal hukum maupun keadilan. Kalau dirunut muaranya adalah karena uang. Semua terjebak adanya iming iming uang, semua saling menuding dan menyalahkan ini itu. Belum Nampak karya nyata seperti yang dicita citakan dalam UUD 1945.

Pintu Jati Kuno

PIC_0005Kalau kita pernah tinggal di daerah pantura jawa tentu mengenal toko toko milik etnis china. Sebagai contoh pintu tua di gambar adalah masa lalu tempat berjualan. Pada saat ini pemandangan bekas kekokohan penggunaan kayu jati dapat dinikmati bila kita melewati perjalanan antara Demak sampai Rembang. Toko toko seperti ini nampaknya telah termakan usia dan bersaing dengan toko modern.

Jalan Kalitan

PIC_0004Kalitan, tidak asing bagi telinga kita. Ini terkenal karena Pak Harto presiden kita dulu mempunyai tempat tinggal di sini yang dikenal dengan Ndalem Kalitan. Letaknya di kota Solo. Dulu tempat ini sangar, banyak penjaga dari kesatuan tentara mengamankan kawasan ini, apalagi menjelang kedatangan keluarga pak Harto. Sekarang sudah terbuka, masyarakat sudah bisa berlalu lalang lewat sini. Dan bila mau istirahat disebelah kanan ndalem kalitan bisa mampir di masjid Nurul Iman Kalitan.

Bandara A. Yani Tak Layak Jual

PIC_0025Bandara internasional Ahmad Yani yang berada di Semarang tidak layak jual, demikian yang disampaikan oleh gubernur pada suatu acara kedinasan. Itulah rasa kesal mengapa Semarang sebagai ibukota provinsi dan sekaligus kota dagang tidak ada maskapi yang membuka penerbangan langsung ke Semarang. Ini juga dikeluhkan para pelaku usaha, mereka bahkan berharap adanya suatu perbaikan baik infrastruktur syukur syukur ada maskapi yang tertarik membuka jalur. Sebenarnya berbagai upaya telah dilakukan. Namun kuncinya lapangan terbang ini masih milik Penerbad. Sehingga ada perbedaan manajemen untuk pengelolaannya. Landasan pacu sudah dipanjangkan, fasilitas umum sudah diperbaiki. Namun masih saja stagnan dan hanya melayani rute dalam negeri saja. Penerbangan langsung dari Singapura yang dirintis Garuda pun sekarang sudah ditutup.

Dibutuhkan Iklim Kondusif

PIC_0010Industri furniture Jepara yang kebanyakan skala UKM, pada triwulan ke empat tahun 2009 ini ada lonjakan permintaan pasar. Dimana sebelumnya lebih mengarah pasar dalam negeri khususnya ke wilayah Sumatera. Indikator ini kemungkinan diduga membaiknya krisis global. Sehingga ini perlu diantisipasi lagi agar kesinambungan proses produksi produk furniture dapat diarahkan kepada kualitas yang lebih baik. Lalu lalang kendaraan peti kemas sudah mulai nampak lagi di Jepara yang mana sebelumnya hanya satu dua saja bahkan tidak ada yang lewat sama sekali. Untuk itulah pemegang kebijakan baik di tingkat lokal maupun nasional dapat menciptakan iklim kondusif untuk menggerakkan gerbong ekonomi.

Berharap Pada Team Ekonomi

PIC_0009Lesunya sektor riil seperti gambar disamping adalah salah satu contoh saja dari situasi ekonomi kita saat ini. Pemandangan banyaknya gudang dan tempat industri furniture di Jepara yang kosong seolah olah menyisakan masa kejayaan furniture masa lalu. Keterpurukan dirasakan mulai pada kisaran tahun 2002 akhir hingga saat ini. Sehingga pada saat saat ini perlu adanya pendampingan dan melalui kekuatan lokal berusaha membangkitkan semangat berusaha. Dengan dibentuknya kabinet Indonesia Bersatu jilid 2 dengan komandan Hatta Rajasa semoga bisa membuka jalan terang sektor perekonomian Indonesia, walaupun banyak kalangan meragukan kompetensi beliau. Namun kita percaya ada niatan yang baik dalam menumbuh kembangkan UMKM. Selamat bertugas dan selamat menjalankan amanat dari rakyat.

PT. Kereta Api Indonesia

DSC03916PT. KAI mempunyai jenis kereta yang khusus mengangkut petikemas melayani jasa angkutan barang yang siap dikirim ke container yard. Sampai saat ini armada kereta kontainer masih dijalankan. Terlihat dalam gambar sedang melintasi persawahan.

ADAM Air

Dalam sejarah penerbangan sipil di Indonesia pernah mempunyai maskapi

Adam Air

Adam Air

Adam Air. Terakhir melayani penumpang kira kira sampai akhir tahun 2007. Ditutupnya maskapi ini dikarenakan berbagai masalah teknis yang selalu dialaminya dalam beberapa waktu. Atas dasar kenyamanan penerbangan dan kepuasan pelanggan serta aturan yang ketat dalam penerbangan sipil maka Departemen perhubungan menutup usaha Adam air.

Kawasan Industri Candi

PIC_0061Kawasan industri Candi ini dahulunya adalah perbukitan dan dikenal sebagai kandang Kuda. Ketika era tahun 1988 an daerah ini banyak ditumbuhi rerumputan sehingga peternak kuda dan sapi bahkan kambing berada di kawasan ini. Lokasi ini sekarang dikenal dengan jalan Gatot Subroto Krapayak.  Sejak tahun 1995 gempuran buldozer dan deru exavator meratakan bukit ini dan sekarang terlihat seperti gambar.