Narkoba Ditemukan Di Jepara Industri Mebel Jadi Pengawasan Aparat


Picture 233Semenjak BNN melakukan penggrebegan di gudang mebel Jepara dan ditemukan barang bukti sabu sabu seberat 100 Kg, serta ditangkap sebanyak 4 WNA berasal dari Pakistan Akhir januari 2016 lalu. Berdampak pada adanya pemeriksaan barang ekspor maupun dokumen ekspor komoditas furniture. Seperti yang dialami oleh salah satu eksportir dari Jepara mengatakan, akibat dari ditemukannya sabu sabu digudang mebel. Sekarang pengiriman barang mendapatkan pemeriksaan secara sampling dari bea cukai. Tidak hanya itu saja pengiriman dokumen ekspor pun harus dibuka dan diperiksa apakah ada sabu sabunya. Kalau mengingat kejadian tersebut sikap kehati hatian tersebut berlebihan. Tak mungkin mengirim sabu sabu dari Jepara keluar negeri. Namun sebaliknya dari luar negeri itulah barang dikirim ke Indonesia melalui Jepara. Tidak hanya itu saja pengalaman yang kami alami sendiri ketika membawa muatan furniture dari Jepara dijalan pun kita dikejar polisi ketika memasuki Semarang untuk diperiksa kelengkapan dokumennya. Ternyata kejadian tersebut juga dialami beberapa rekan rekan saat bermuatan furniture yang keluar dari Jepara mendapat perlakuan yang sama yaitu diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan. Tindakan pengawasan seperti yang disebutkan diatas menandakan kurang cerdas. Upaya pencegahan seharusnya dilakukan pada pintu masuk pelabuhan atau bandara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: