Apresiasi Kepada Memperin


kusrinMenteri Perindustrian Saleh Husin mendapatkan apresiasi dari kalangan pegiat pengembangan ekonomi kerakyatan. Apresiasi tersebut diberikan karena telah secara langsung mengadakan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil yang mampu berinovasi melalui pengembangan ekonomi kreatif membuat televisi dari bahan tabung bekas komputer. Yang menjadi menarik adalah sang penemunya hanya tamat dari sekolah dasar yaitu Muhammad Kusrin dari Karanganyar Jawa Tengah. Dari situlah keterbatasan seperti penguasaan untuk mendapatkan label SNI pernah menjadi masalah dan bahkan oleh pengadilan negeri setempat pernah dimusnahkan karena tak berlabel SNI. Cerita yang sama juga pernah dialami salah satu pelaku usaha kecil yang berinovasi membuat pupuk organik di wilayah Demak. Karena tidak mengantongi ijin edar digerebeglah oleh aparat dengan tuduhan penjualan pupuk oplosan atau dengan alasan lain. Cara pandang seperti ini masih banyak terdapat dalam birokrasi kita. Bahkan dalam kampanye calon kepala daerahpun saat mengkampanyekan untuk menuju ketahanan pangan, berdikari dan mandiri secara ekonomi menjadi slogan saja karena tidak ditindaklanjuti jajaran dibawahnya. Banyak temuan dan inovasi dari warga masyarakat yang membutuhkan dorongan dan bimbingan. Kalau peristiwa semacam ini sering terjadi maka maklumlah kalau Indonesia hanya menjadi target pasar dari produk produk luar negeri saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: