Menanti Kejelasan Kemendes Nasib Pelamar Pendamping Desa


Ada kecurigaan dari beberapa eks PNPM terhadap Menteri Marwan Jafar terkait lambatnya proses seleksi pendamping desa yang beberapa waktu lalu telah dilaunching. Diduga ada kongkalikong dari Kemendes untuk memasukkan gerbong politik Marwan sebagai instrumen pemenang pemilu lalu. Lumprah saja terdapat pendapat demikian, karena dari pihak Kemendes dapat dikatakan kedodoran dalam menyiapkan tahapan proses seleksi pendamping desa. Perhatian serius proses seleksi lolos dari tim Kemendes, padahal pihak kementrian telah mengeluarkan beberapa kali peraturan sebagai mana amanat UU no 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Perpu no 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang Undang no 6 Tahun 2014 yaitu beberapa Peraturan Menteri Kemendes.

Sudah terdapat lima peraturan menteri untuk melaksanakan amanat tersebut yaitu :

  1. Permendesa No 1 Tahun 2015 Tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul Dan Kewenangan Lokal Berskala Desa tertanggal 28 Januari 2015.
  2. Permendesa No 2 Tahun 2015 Tentang Pedoman Tata Tertib Dan Mekanisme Pengembalian Keputusan Musyawarah Desa tertanggal 28 Januari 2015.
  3. Permendesa No 3 Tahun 2015 Tentang Pendamping Desa tertanggal 28 Januari 2015
  4. Permendesa No 4 Tahun 2015 Tentang Pendirian, Pengurusan Dan Pengelolaan, Dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa tertanggal 13 Februari 2015
  5. Permendesa No 5 Tahun 2015 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2015 tertanggal 13 Februari 2015.

Dari lima peraturan menteri tersebut terkait pendamping desa juga telah diatur didalamnya, namun tahapan proses seleksi kurang mendapatkan perhatian walau sudah dilakukan pengumuman dan pendaftaran secara online. Tidak hanya itu saja di masing masing provinsi juga mengumumkan lewat media cetak. Ternyata jawaban dari provinsi jika ada pertanyaan kapan proses selanjutnya, maka jawabannya nunggu dari pusat Jakarta. Mengapa proses rekrut tidak didelegasikan di masing masing provinsi inilah yang menjadi teka teki bilamana dari awal tidak ditentukan tahapan dan jadwal seleksi. Ini bisa menjadi pembelajaran lebih lanjut bagi Kementrian/Lembaga mana saja bila akan melakukan proses rekrutmen. Seperti baru baru ini dilakukan rekrutmen bela negara dari Menteri Pertahanan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: