Mencoba Icom IC 2200


Digital Camera

Digital Camera

Radio komunikasi VHF atau 2 meteran ternyata hingga kini masih ada penggemarnya. Radio merek Icom IC 2200 menjadi buruan kolektor atau penggemar hobi ngebrik. Kami ternyata mempunyai radio jenis ini setelah bongkar bongkar gudang. Penasaran keistimewaan radio ini yang menurut kata beberapa penggemar radio komunikasi ingin mencoba menghidupkannya lagi. Icom IC 2200 warna hitam lebih disukai dan dicari, katanya asli buatan Jepang dan bandel. Setelah ketemu protolan power suplai dan antena kami coba pesawat ini. Sisi tampilan warna hitam kelihatan garang dan kokoh. Layar dengan dua pilihan, kami lebih suka warna hijau nampak cerah dan jelas sekali, enak dipandang mata. Terdapat empat pilihan ketika memancar yaitu Low, Low Med, Med dan High. Signal penerimaan lebih panjang bila dibandingkan versi sebelumnya IC 2100. Frekuensi lebar dan dapat mendengarkan para pilot atau stasiun ATC berbicara. Normal untuk memancar pada frekuensi 13.00-17.00 Mhz. Audio yang dikeluarkan radio ini menurut penerima atau lawan bicara cukup baik. Bila dicoba dites dengan SWR untuk mengetahui keluaran watt nya, pada kepala 141 – 142 pesawat ini menunjukkan power yang lebih baik. Kelemahan menurut kami terletak pada audio reciver yang kurang nyus. Namun bila diakali menggunakan extra loudspeaker suara menjadi bagus. Untuk penerimaan radio lawan yang kecil kecil pun masih dapat didengar dengan jernih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: