Minimnya Peternak Sapi


Baru baru ini diramaikan dengan kenaikan harga daging sapi. Harga normal di Semarang baik di Pasar Bulu maupun di Pasar Karangayu semula Rp 55.000 hingga Rp 65.000,- naik menjadi kisaran Rp 70.000,- hingga Rp 85.000,- ini tergantung kualitas dari daging sapi tersebut. Kelangkaan daging sapi ini tidak dapat diantisipasi oleh pihak siapapun. Karena pada saat Idul Adha lalu sudah berapa ribu sapi yang dipotong sebagai daging kurban. Misal dari suatu wilayah Kelurahan yang RW nya terdapat 6 RT dan masing masing memotong 4-6 ekor. Bisa dibayangkan seluruh pulau Jawa dan Indosesia berapa ribu sapi yang telah dipotong. Hal ini tidak di imbangi dengan adanya usaha ternak sapi yang sampai di tingkat desa desa. Apalagi bagi sebagian besar masyarakat perdesaan, mempunyai sapi tidak untuk diternak tetapi sebagai keperluan jaga jaga. Seperti untuk membiayai anak sekolah atau untuk membiayai mantu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: