Tradisi Naikkan Atap Rumah Baru


Bagi masyarakat tanah Jawa dalam tradisi membuat bangunan rumah baru terdapat budaya tirakatan atau melek melek sebelum atap rumah di naikkan. Hingga saat ini masih ada yang melestarikan budaya tersebut walau telah tergerus oleh jaman. Budaya menaikkan kap rumah atau kayu yang nanti dipergunakan memasang genting oleh budaya Jawa dilakukan tradisi berupa syukuran yang terdiri nasi tumpeng dengan menu gudangan didampingi dengan tahu tempe goreng serta ikan gereh. Tidak ketinggalan kerupuk bawang aneka warna. Satu ekor ayam utuh dimasak disajikan bersamaan. Selain menu menu tersebut aneka jajan pasar seperti kacang rebus, tape singkong menjadi menu pendamping selain aneka buah buahan seperti jeruk, bengkoang, mentimun dan pisang satu tundun. Untuk ubo rampe yang terpasang pada tiang kayu terdapat tebu, kain selendang dan bendera merah putih serta didampingi dua buah kelapa gading dan seikat padi. Dari semuanya ini lalu diberikan doa bersama dengan tetangga dan para tukang yang sedang menggarap bangunan rumah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: