Media Tutur Melalui Wayang Potehi


Wayang Potehi adalah wayang boneka yang terbuat dari kain. Cara memainkannya seperti pada Boneka Unyil, yaitu sang dalang memasukkan tangannya kedalam kain dan cara memainkannya seperti pada wayang kulit. Wayang ini berasal dari Tiongkok, kota Coanchu pada dinasti Sunteng dengan raja yang bernama Tiongkoe. Wayang potehi baru ditemukan pada sekitar 3000 tahun silam. Wayang potehi tidak hanya sekedar sebagai seni pertunjukan tetapi juga mempunyai fungsi sosial dan ritual karenadimainkan di Klenteng. Misi yang terkandung di balik cerita wayang potehi atau disebut sebagai nilai intrinsik, tidak berbeda dengan wayang pada umumnya. Wayang ini termasuk jenis wayang langka.Seperti wayang betawi, wayang kancil. Penggemar wayang potehi hanya terbatas, pertunjukan wayang hanya digelar pada kegiatan khusus atau berdasarkan pesanan seperti pada tahun imlek, untuk syukuran. Salah satu kawasan yang melestarikan wayang potehi di Semarang adalah di Klenteng Tay Kak Sie, sebuah Klenteng tertua ke-3 yang didirikan pada tahun 1771 masehi dan terkenal dengan sebutan Klenteng Besar Semarang, juga sanggar wayang potehi Tek Gie Hien Gang Pesantren Semarang. Wayang potehi dapat dikatakan hampir punah. Tahun 1930-1960 wayang ini sering digelar di Klenteng Cina-Jawa, pada waktu itu ada sekitar 50 orang dalang, tetapi kini di Semarang yang terkenal tinggal satu orang yaitu Tio Tiong Gie atau dikenal dengan nama Teguh Chandra Irawan. Dalang wayang potehi lainnya adalah orang orang Jawa, termasuk pemain musiknya. Mereka berasal dari Malang, Blitar, Semarang dimana terdapat Klenteng. Pemusik yang terlibat adalah golongan Cina peranakan Jawa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: