Lalat dan Sariman


Judul diatas merupakan istilah yang diketahui oleh kalangan terbatas saja. Akan tetapi bagi pengguna jalan raya yang telah mempunyai jam terbang tinggi tentu tidak asing dengan istilah ini. Lalat adalah istilah yang digunakan oleh patroli pengawal suatu rombongan pejabat atau tamu tertentu. Bila kita berpapasan atau bahkan searah dari jalur yang sedang kita lewati bila bertemu foreder dari satuan ditlantas tentu kita akan memberikan jalan bagi mereka. Akan tetapi ada juga yang iseng masuk dalam iring iringan rombongan agar jalan bisa bebas dari hambatan. Biasanya pak polisi memberikan sebutan kepada pengguna jalan yang ikut masuk dalam rombongan. Tetapi yang masuk ini bila bukan dari rombongan yang terdaftar, istilah lalat ini diberikan kepadanya. Biasanya informasi akan diberikan melalui radio kepada pengawal ” ada lalat masuk dua ekor ” berarti ada dua kendaraan diluar rombongan yang ikut masuk. Untuk sariman adalah istilah yang diberikan kepada petugas pengatur jalan oleh para pengemudi bus antar kota antar provinvi. Bila pada suatu saat dijalan ada operasi atau pengalihan rute, para pengemudi bus yang dilengkapi radio akan memberikan istilah “sariman”. Ada sariman di pertigaan kita dialihkan tidak boleh menggunakan jalur seperti biasanya. Istilah ini adalah hanya diketahui para pengguna jalan sehari harinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: