Pengembangan Ekonomi Kreatif


Pemerintah pada tahun 2009 lalu telah menyiapkan dan mendorong industri kreatif dan dituangkan dalam Inpres No 6 tahun 2009. Industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreatifitas, ketrampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu. Pada akhir 2010 hingga awal 2011 ini industri kreatif mulai ramai dibicarakan dan di workshopkan oleh dinas terkait. Ada 14 jenis sektor industri kreatif yang dipilih dan memiliki potensi berkembang paling besar. Dari 14 jenis dikelompokkan menjadi empat yaitu media, seni budaya, desain dan Iptek. Secara rinci ke empatbelas jenis tersebut adalah :

  1. Film, video, fotografi
  2. TV dan Radio
  3. Periklanan
  4. Penerbitan Percetakan
  5. Musik
  6. Seni Pertunjukan
  7. Pasar Barang Seni
  8. Kerajinan
  9. Fesyen
  10. Desain
  11. Arsitektur
  12. IT san software
  13. Game interaktif
  14. R & D

Dari 14 jenis tersebut yang pertumbuhan usahanya berkembang paling besar adalah IT dan Komunikasi. Diperkirakan investasi yang akan ditanam pada sektor ini mencapai Rp 30 triliun pada 2012 mendatang. Serta perputaran bisnisnya mencapai Rp 300 trilun. Sektor ini berpotensi menjadi primadona dari pengembangan industri kreatif di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: