Otak Manusia


Para ahli bersepakat bahwa kedua wilayah otak pendekatannya berbeda dalam menuntun tindakan, pemahaman dan respon kita terhadap sebuah kejadian. Perbedaan tersebut pada akhirnya, menentukan sikap kita dalam menjalani kehidupan pribadi dan profesional kita. Selain lebih dari tiga dekade penelitian otak, pada akhirnya penemuan penemuan tersebut dapat dirangkum kedalam empat perbedaan kunci.

  1. Otak Kiri mengontrol sisi kanan tubuh, otak kanan mengontrol sisi kiri. Hal ini dapat dengan jelas kita lihat pada kejadian stroke. Stroke yang menyerang bagian otak kanan seseorang, maka akan menyebabkan seseorang sulit menggerakkan bagian tubuh sisi kiri, demikian pula stroke otak kiri akan menyebabkan kelumpuhan bagian sisi kanan. Umumnya 90% populasi bersifat tangan kanan. Itu berarti 90% populasi otak kiri mereka yang mengontrol bagian penting seperti menulis, makan dan menggerakkan mouse komputer. Keadaan kontralateral terjadi tidak hanya jika kita menuliskan nama atau menyepak bola, tetapi juga jika menggerakkan mata atau kepala.
  2. Otak kiri bersifat rentetan, otak kanan simultan. Otak kiri khususnya dalam serentetan kejadian dimana unsur unsurnya muncul satu sesudah yang lain dan mengontrol rentetan kelakuan. Rentetan fungsi yang dikerjakan otak kiri antara lain aktivitas verbal, seperti bicara, memahami pembicaraan orang lain, membaca dan menulis. Sebaliknya otak kanan tidak berjalan dalam rentetan tertata A-B-C-D-E. Talenta uniknya adalah kemampuan untuk menafsirkan sesuatu secara simultan. Sisi kanan otak kita ini ahli dalam melihat banyak hal sekaligus; dalam melihat semua bagian dari suatu benda geometris dan menangkap bentuknya atau dalam melihat semua unsur suatu situasi dan memahami maksudnya. Hal ini membuat otak kanan secara khusus berguna dalam menafsirkan wajah wajah. Dan hal itu memberi manusia keuntungan komparatif melebihi komputer.
  3. Spesialisasi otak kiri dalam teks, otak kanan dalam konteks. Kebanyakan bahasa berasal dari otak kiri ( ini benar untuk 95% orang tangan kanan dan 70% untuk tangan kiri). Sisanya 8% populasi, pembedaan kerja bahasa jauh lebih kompleks. Namun otak kanan tidak meletakkan tanggung jawab sepenuhnya kepada otak kiri. Melainkan, kedua sisi melakukan fungsi yang saling melengkapi. Untuk menyederhanakannya, otak kiri menangani apa yang dikatakan; sedangkan otak kanan fokus pada bagaimana sesuatu itu dikatakan. Bahasa non verbal, petujuk emosional yang dismpaikan melalui tatapan, ekspresi wajah dan intonasi. Perbedaan antara otak kiri dan otak kanan lebih kompleks dibandingkan perbedaan antara kata verbal dan non verbal, petunjuk emosional yang disampaikan. Perbedaan teks/konteks, yang berasal dari Robert Ornstein, diterapkan semakin luas. Misalnya bahasa bahasa tertentu sangat tergantung pada konteks.
  4. Otak kiri menganalisis detail, otak kanan membuat sintesa gambaran menyeluruh. Secara umum otak kiri terlibat dalam menganalisis informasi, sebaliknya otak kanan spesialisasinya adalah sintesis, khususnya ahli dalam menyatukan unsur unsur terpisah sehingga sesuatu dapat dipahami secara keseluruhan. Analisis dan sintesis tersebut merupakan dua cara mendasar untuk memahami informasi. Kita bisa memilah keseluruhan dalam komponen komponen. Atau kita juga dapat menyatukan komponen komponen tersebut dalam suatu kesatuan yang utuh. Keduanya merupakan hal dasar pemikiran manusia, namun keduanya merupakan kerja bagian otak yang berbeda. Otak kiri menangkap detil, tetapi hanya otak kanan yang bisa menangkap gambar secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: