Korban KA Pemalang Dimakamkan


Wiwik panggilan akrab Widia Sandi anak Perumnas Krapyak Jalan Galungan II putra Pak Sandili merupakan salah satu korban kecelakaan kereta api di Pemalang. Setelah kedatangan jenazahnya di rumah duka jam 11 malam, Jenazah sudah dalam keadaan dipeti. Namun sang ibundanya ingin melihat wajahnya yang terakhir. Sang ayah minta untuk merelakan kepergiannya kepada ibu, dan tidak usah dibuka petinya. Mengingat luka serius pada bagian kepala sehingga tidak usah dibuka saja, tapi ibunya mendesak terus dan akhirnya minta di buka, setelah dibuka langsung pingsan. Dari kondisi tubuh bagian badan masih utuh, namun yang serius adalah pada bagian kepala. Widia pada Sabtu malam jam 2 an masih SMS an dengan kawan kawan yang di Semarang. Rencana pagi mau ke Jogja untuk mengikuti lomba sepeda santai yang diselenggarakan di Jogja bersama teman temannya. Tapi SMS begitu dibalas sekitar jam 3 pagi kok tidak dibalas balas. Dan ternyata dia menjadi korban kereta Agro Anggrek yang menabrak gerbong Senja Utama yang ditumpanginya. Minggu jam 10 pagi jenazah dimakamkan dengan dihantarkan keluarga dan tetangga serta kerbat di makam Krapyak. Sedangkan Eko Suwondo korban yang lain beralamatkan di Jalan Borobudur Semarang Barat. Iringan jezazah diberangkatkan dari rumah duka jam 6 pagi menuju pemakaman Bergota II di Manyaran. Hadiah ulang tahun PT KA yang ke 65 ini untuk mengoreksi dan membenahi layanan angkutan kereta agar lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: