Jati Emas


Jati emas akhir akhir ini makin banyak dibicarakan berbagai masyarakat kehutanan maupun masyarakat perkayuan bahkan pada lapisan masyarakat yang masih awam dibidang perkayuan sekalipun. Jati emas merupakan hasil penelitian serta pengembangan secara intensif yang berkesinambungan selama berpuluh tahun di Thailand. Thailand dikenal reputasinya sebagai penghasil kayu nomor satu di dunia, padahal wilayah Thailand sendiri tidaklah sepotensial di Indonesia untuk menumbuhkan kayu jati tetapi karena masyarakat perkayuan di Thailand mengembangkan kayu jati secara intensif disertai penelitian dan pengembangan yang profesional maka jadilah negara Thailand sebagai penghasil kayu jati nomor satu di dunia. Namun sesungguhnya Indonesia lebih memiliki kondisi tanah dan cuaca yang lebih baik untuk mengembangkan jati.Sehingga jika industri perkayuan ini dikelola dengan baik maka bukan tidak mungkin Indonesia akan mampu mengungguli Thailand.

Jati emas memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan kayu jati lokal. Selain daya tumbuhnya cepat, tingkat kelurusannya tinggi, juga warna kuning keemasan dengan seratnya yang lurus sangat disukai konsumen luar negeri.  Dengan percepatan tumbuh rata rata 20 cm per 10 hari praktis memperpendek masa memanen dari jati lokal yang umumnya 40 tahun menjadi 5 – 15 tahun saja. Sehingga jati emas dikenal sebagai tanaman jenis keras yang berumur pendek. Mutu jati emas sendiri diklasifikasikan sebagai kayu jati kelas ringan dengan kepadatan 700 kg/m. Tekstur kayu yang lurus akan memudahkan dengan pengerjaan masinal, mempercepat waktu dan tenaga sehingga nilai ekonomisnya dapat kita peroleh semaksimal mungkin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: