Isyarat Alam Sebelum Gempa


Tanda tanda alam dan perilaku hewan disebut sebut bisa memberi peringatan datangnya gempa. Munculnya awan cirrostratus, kerap dikaitkan sebagai isyarat datangnya gempa. Awan gempa itu berbentuk memanjang vertikal seperti asap dari pesawat, dilaporkan muncul sebelum peristiwa gempa di Jepang, yakni di Kobe (1995), Kagoshima (1995) dan Nigata (2004). Sebelum gempa di DIY dan Jawa Tengah serta tsunami di Pangandaran, Ciamis Jawa Barat, awan gempa itu sempat muncul pula.

Namun hingga kini para ahli belum mampu membuktikan hal itu secara ilmiah. Begitu pula dengan perilaku hewan sebelum terjadi gempa. Ular, misalnya, sebelum gempa akan keluar dari sarangnya bahkan pada saat musim dingin sekalipun. Para peneliti Cina menemukan, perilaku aneh ular yang membenturkan kepalanya ke benda keras sebelum peristiwa gempa.

Satu jam sebelum tsunami di Nanggroe Aceh Darusalam dan beberapa negara di Asia, petugas Taman Nasional Yala di Sri Lanka mengamati tiga ekor gajah berlarian menjauhi pantai Patanangala menuju perbukitan. Kelelawar panik berterbangan di selatan kota Dickwella. Ratusan gajah, macan tutul, harimau, babi hutan, rusa, kerbau, kera, serta jenis jenis reptil serentak menuju dataran tinggi. Di Thailand, beberapa ekor gajah yang sedang membawa wisatawan tiba tiba bergegas menuju bukit.

Di pantai selatan India, burung flamingo beterbangan menuju hutan. Diantara sekian perilaku hewan itu, yang paling logis adalah matinya ikan ikan di sepanjang pantai karena air surut tiba tiba sebelum gelombang tsunami tiba. Walaupun tanda tanda alam inilebih banyak belum terbukti dan banyak pihak menilai hanya kebetulan belaka, namun tetap bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk mengurangi risiko bencana.

Demikian halnya kami ketika liburan lebaran lalu pada tanggal 22 September 2009 pagi sekitar jam 6.30 an sedang ngobrol berempat dengan tetangga. Seputar diatas rumah kami tiba tiba muncul banyak burung seperti elang tetapi warna putih tetapi bukan burung kuntul. Kami ber empat bertanya tanya jenis burung apa itu ? tiba tiba muncul dengan jumlah banyak namun terbangnya hanya berputar putar saja. Yang mengherankan terbangnya tetap berputar namun semakin lama semakin naik ke ketinggian dan hilang dari pandangan mata. Pada waktu itu kami bilang, wah ini bakal ada gempa bumi lagi dalam waktu dekat. Perkataan saya cepat cepat dibantah. Wah macam macam saja tidak percaya aku, kata tetangga ku tadi. Tapi tetangga yang satunya bilang, kalau itu memang tanda mau ada gejala alam, di tempat yang jauh saja jangan disini. Setelah itu sembilan hari setelah itu tepatnya hari Rabu tangal 30 September 2009 terjadi gempa bumi di wilayah Padang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: