Cerita 100 Sopir Taxi


Ketika Sutiyoso menjabat gubernur DKI pernah dipusingkan oleh kemacetan lalu lintas ibukota. Setelah di identivikasi diketahui penyebab seringnya terjadi kemacetan adalah kelakuan para sopir angkot. Pada saat yang sama Sutiyoso menerima kunjungan PM Singapura dan menyampaikan bahwa di Singapura masih kekurangan sopir angkutan umum untuk negaranya. PM Singapura tersebut menyampaikan permintaan kepada gubernur Sutiyoso untuk mengirim 100 orang pengemudi ke negaranya. Gubernur Sutiyoso menyambut antusias permintaan PM Singapura tersebut. Lalu memerintahkan anak buahnya untuk mencari 100 orang pengemudi. Yang dikirim dipilih sopir sopir yang bikin kemacetan biar di Singapura nanti akan sama kroditnya dengan Jakarta. Satu tahun kemudian PM Singapura menelpon gubernur Sutiyoso dan mengucapkan terimakasih atas pengiriman ke 100 orang sopir tersebut dan beberapa diantaranya mendapatkan penghargaan dari pemerintah Singapura atas kedisiplinan dan sebagai pengemudi teladan. Dengan hasil tersebut PM Singapura ingin tambahan pengiriman 500 orang sopir lagi. Wah sialan pikir gubernur Sutiyoso dari 100 orang sopir yang dikirim adalah sopir biang kemacetan di Jakarta kok mendapat penghargaan di Negara orang. Lalu gubernur Sutiyoso menjawab jangankan 500 orang 5000 orang akan saya kirim ke Negara Anda tetapi yang 100 orang yang pernah saya kirim kembalikan lagi ke Jakarta. Pikir gubernur Sutiyoso untuk memberikan contoh teladan bagi sopir sopir di Jakarta. Setelah itu PM Singapura memenuhi janjinya untuk mengembalikan 100 orang sopir yang pernah dikirim guna mendapatkan 500 sopir yang diminta, tetapi apa yang terjadi sekembalinya dari Singapura dan menjalankan aktivitasnya di Jakarta. Gubernur Sutiyoso tidak memperoleh harapannya, karena 100 orang sopir alumni Singapura telah kembali kok Jakarta tetap masih semerawut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: