Biro Perjalanan Wisata


Biro perjalanan wisata atau istilahnya Tour Operator merupakan sector usaha yang dapat mengungkit arus kunjungan wisatawan. Mereka inilah yang dapat mengatakan suatu obyek layak dikunjungi maupun tidak. Tour operator termasuk dalam penggolongan usaha pariwisata yang lingkup kegiatan usahanya bersifat komersial yang mengatur, menyediakan dan menyelenggarakan pelayanan bagi individual atau kelompok orang untuk melakukan perjalanan dengan tujuan utama untuk berpariwisata. Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah mengapa Biro Perjalanan Wisata pada umumnya tidak tertarik melakukan kegiatan Inbound Travel Business?
Sejak tiga decade terakhir, industry pariwisata merupakan salah satu industry terbesar dunia disamping Agriculture dan Industri Olahan. Hampir semua Negara mengandalkan sector pariwisata sebagai sumber penerimaan Negara yang diperoleh dari devisa dan pajak sekaligus menyerap tenaga kerja. Di Indonesia tercatat 8,5 juta orang bekerja di sector pariwisata. Terdiri dari 3,2 juta adalah pekerja langsung dan 5,3 juta merupakan pekerja tidak langsung.
Selama tahun 2008 kwartal 1 sekitar 924 juta penduduk dunia melakukan perjalanan wisata dan sejak kwartal ke 2 industri pariwisata sudah mulai terkena dampak krisis global sehingga prediksi kapan kondisi dapat pulih kembali belum dapat diprediksikan. Kembali untuk menggairahkan sector pariwisata ini perlu ada pebenahan pembenahan disana sini dan perlunya sinergi semua pihak. Memasarkan pariwisata bukannya perkara gampang meski bukannya tidak bisa dilakukan. Karena itulah pemasaran harus memiliki konsep yang benar tentang marketing yaitu dengan menerapkan beberapa elemen penting dimana Positioning Differentation and Brand sebagai inti. Kegiatan pemasaran bukan hanya sebatas pada promosi, campaign and advertising semata. Namun lebih dari itu karena marketing mempunyai arti yang demikian luas bagaimana seorang marketer mampu memenuhi need and want consumers yang berakhir dengan terpenuhinya kepuasan konsumen.
Banyaknya factor yang menjadi alasan tidak tertariknya Tour Operator menggeluti inbound tourist diantaranya adalah : Pariwisata merupakan Long term business, SDM pariwisata masih minim, own risk, memerlukan dana besar, ROI terlalu lama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: