Catatan Akhir 2008


Tahun 2009 telah kita masuki, banyak peristiwa telah terjadi sepanjang tahun 2008. Disini kami mencatat kejadian yang cukup menjadi perhatian pegiat hak azasi anak yaitu peristiwa kawinya Syeh Puji dari Kabupaten Semarang yang menikah lagi dengan gadis usia 12 tahun. Pengasuh pondok Pujiono telah menyatakan bahwa dirinya bukan seorang Kyai dan bukan pula seorang Syeh, demikian pernyataannya di depan wartawan. Sikap pak Pujiono ini cukup arif setelah didatangi pihak kepolisian dan didatangi pegiat hak anak anak kak Seto Mulyadi. Dari pelajaran kejadian ini kita mengetahui bahwa ada dua hal yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Pertama secara gaib atau secara supranatural pak Pujiono mengikuti paham kalau menikahi gadis yang lebih muda akan menjadikan dirinya awet muda. Hal ini masih ada yang menganut kepercayaan seperti ini. Kedua, secara fisik atau ilmu pengetahuan ini adalah kelainan sex terhadap yang menjalaninya. Inilah pelajaran bagi kita semua, masih banyak orang yang melakukan seperti yang dilakukan pak Pujiono namun tidak terekspos. Secara kebetulan Pak Pujiono mempunyai materi lebih dari usaha bisnisnya juga mempunyai pondok yang menjadikan dirinya menjadi sorotan media.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: