Pemberdayaan Ekonomi Pesantren


Terinspirasi munculnya berita warga NU yang jadi politikus sudah lupa ke NU annya. Menjadi teringat ketika kami melakukan diskusi dengan kawan kawan pengasuh pondok pesantren. Pondok pesantren dikenal sebagai pendidikan bagi kalangan santri, seiring dengan perkembangan jaman dan pesatnya kemajuan teknologi. Mau tidak mau, suka tidak suka diharapkan bisa menyesuaikan dirinya terhadap perubahan jaman tersebut. Pondok pesantren dengan lebih dan kurangnya telah andil dalam memajukan pendidikan di negara ini. Belum meratanya kemampuan pondok dalam penggunaan teknologi sudah ada pondok yang familiar dengan penggunaan laptop dan internet dan ada juga pondok yang belum familiar dengan komputer dan internet. Tetapi hampir rata rata kelangsungan hidup pondok dari uluran tangan donatur. Untuk mengubah paradigma ini perlu pemahaman pola pikir untuk merubah dari penerima donatur menjadi pondok yang mandiri dalam ekonomi untuk pembiayaan operasional. Untuk itulah kiranya salah satu cara yang dapat diupayakan untuk mengatasi hal ini adalah dengan pemberdayaan ekonomi pesantren melalui Kopetren (Koperasi Pondok Pesantern). Di masing masing pondok yang telah mempunyai kopetren ini sudah terlihat adanya upaya menghidupi dirinya sendiri melalui kegiatan ekonomi, namun belum dilegalkan melalui suatu akte pendirian. Namun roh aktivitas berazaskan gotong royong dan kebersamaan telah ada didalamnya. Sehingga perlu adanya perhatian dari pemerintah dan juga warga NU yang ada di Senayan. Untuk peduli dalam pengembangan ekonomi pesantren. Perlu juga upaya adanya pendampingan dalam menjalankan usaha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: